Rabu, 24 September 2008
Roma Kalah Lagi, Spalletti Tuding Wasit Amatir

Roma - AS Roma menelan kekalahan keduanya musim ini setelah ditundukkan Genoa 1-3. Luciano Spalletti menilai hasil tersebut disebabkan hakim garis yang amatir.
Usai memetik kemenangan pertamanya atas Reggina akhir pekan lalu, kepercayaan diri Roma sesungguhnya mulai meningkat. Namun dinihari tadi justru kekalahan lain yang mereka derita.
Kalau di dua kekalahan sebelumnya (atas Palermo dan CFR Cluj) Luciano Spaletti lebih menyoroti pemainnya sendiri, kali ini sang pelatih melontarkan kritikan tajam pada hakim garis. Protes yang dilontarkannya terkait gol Christian Panucci yang dianulir karena dianggap offside.
Dalam tayangan ulang terlihat kalau Panucci sebenarnya tidak offside. Hakim garis diduga terkecoh karena bola sempat menyentuh pemain belakang Genoa, Matteo Ferrari, kondisi yang seharusnya membuat jebakan off side menjadi tak berlaku. Jika dihitung, itu merupakan gol kedua Roma yang membuat mereka menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
"Kami tidak mencari alasan. Bagaimanapun juga ada kesalahan luar biasa terjadi di sini. Mereka harus menjelaskannya pada saya, sulit bagi saya untuk memahami apa yang terjadi," ungkap Spalletti di Channel4.
"Ini sangat serius dan kesalahan yang tak bisa dipercaya. Bahkan seseorang yang berakting sebagai asisten wasit di level amatir tak akan membuat kesalahan sesederhana itu," lanjut dia.
Meski kalah Spaletti tetap melontarkan pujian pada Genoa yang dinilainya telah bermain dengan sangat baik. Sementara soal performa timnya dia juga mengaku kalau masih ada masalah yang harus diselesaikan.
“Kami kalah karena beberapa hal dan sejumlah situasi yang berujung masalah buat kami sendiri. Tim ini sudah bereaksi dengan baik dan layak mendapatkan yang lebih baik dari laga ini. Setelah (Daniele) De Rossi dikartu merah kami bahkan masih punya kesempatan mencetak gol ke gawang Genoa yang memainkan sepakbola dengan baik," pungkas pelatih 49 tahun itu.
Selasa, 23 September 2008
Ronaldo Main Bola Lagi

Flamengo - Tujuh bulan setelah mengalami cedera lutut, Ronaldo untuk kali pertama kembali bermain sepakbola. Di terlihat menjalani latihan penuh bersama Flamengo.
Ronaldo yang saat ini berstatus tanpa klub sebenarnya sempat sudah melakukan latihan ringan bersama Flamengo Jumat pekan lalu. Namun baru Selasa (23/9/2008) kemarin waktu setempat dia berpartisipasi penuh dalam latihan bersama skuad junior Flamengo.
"Selama ini yang saya lakukan adalah menjalani psiotherapy, bisa kembali berlatih dengan bola sangat penting buat saya, itu adalah stimulus. Luar biasa," ungkap Ronaldo pada wartawan seperti diberitakan Yahoosport.
Cedera lutut terakhir yang diderita Ronaldo didapatnya pada pertengahan Februari lalu. Cedera panjang yang kesekian kali yang kemudian membuat Rossoneri menolak memperpanjang kontraknya saat berakhir di musim panas lalu.
Di awal musim ini mantan pemain terbaik dunia itu sempat diisukan bakal kembali ke Brasil bersama Flamengo. Sementara kabar lain menyebut kalau Manchester City juga tertarik menyandingkan Ronaldo dengan Robinho, isu yang sudah dibantah pihak The Citizens.
Ronaldo yang pada Senin (22/9/2008) lalu merayakan hari jadinya yang ke-32 mengawali kembalinya ke sepakbola dengan mencetak gol dalam sesi latihan tersebut. Sang Fenomena dikabarkan akan siap kembali menjalani pertandingan kompetitif pada bulan Desember dengan Flamengo dan Paris St Germain jadi kandidat klub terbarunya.
Lawan Genoa, Roma Tanpa Totti

Roma - AS Roma dipastikan tak akan diperkuat Francesco Totti pada laga melawan Genoa, Rabu (24/9/2008). Sang kapten masih harus beristirahat untuk memulihkan kondisi pasca cedera.
Pemain berusia 31 tahun itu memang sudah lama absen akibat cedera lutut. Untuk membebaskannya dari cedera itu, Totti pun naik meja operasi. Ia memang akhirnya sembuh sebelum musim ini dimulai, namun kebugarannya masih jauh dari level yang diharapkan.
Giallorossi pun harus menerima kenyataan harus tampil tanpa ikon mereka dalam beberapa kesempatan. Contohnya, ketika diimbangi Napoli dan kalah di tangan Palermo di Seri A, Totti tak turun bertanding.
Ia memang akhirnya sempat merumput ketika melawan Reggina akhir pekan lalu, tetapi itu pun sebagai pemain pengganti. Menghadapi Reggina midweek ini Totti akhirnya diputuskan tak akan dibawa untuk bertanding. Pihak klub memutuskan Totti sebaiknya diistirahatkan dulu hingga kondisinya pulih 100 persen. Demikian seperti dilansir Reuters.
Selain Totti, Roma juga akan tampil beberapa pemain lainnya, juga karena cedera. Mereka adalah Juan, Marco Casetti, David Pizarro dan Julio Baptista. Sementara Alberto Aquilani, meski menderita cedera ringan di pahanya, tetap dimasukkan ke dalam skuad yang telah disiapkan.
Roma Pikirkan Huntelaar Lagi

Roma - AS Roma sepertinya masih butuh tambahan penyerang berkualitas tinggi. Seseorang akan coba digaet pada bursa musim dingin, dan nama Klaas-Jan Huntelaar ada di puncaki daftar targert.
Penyerang internasional Belanda itu sebenarnya berulang kali dikaitkan dengan Roma dalam setahun terakhir. Meski begitu pihak Il Lupo tidak sungguh-sungguh melayangkan penawaran resmi pada Ajax Amsterdam di musim panas lalu.
Kini, setelah dirasakan lini depan Roma masih belum mumpuni, klub ibukota Italia itu mulai menjajaki lagi Huntelaar. Demikian diungkapkan konsultan transfer Roma, Alberto Faccini.
"Saya bicara dengan direkrut olahraga Daniele Prade, dan dia meminta informasi saya tentang pemain ini," tukas Faccini kepada Power Station yang dikutip Channel4, Selasa (22/9/2008).
"Tak pernah ada penawaran konkret dari Roma untuk Huntelaar, tapi saya yakin dia akan menerima banyak pinangan pada musim dingin nanti. Dia bisa saja pindah klub di bulan Januari, tapi saat ini Ajax masih perlu waktu untuk mempertimbangkan opsi-opsinya."
Di skuad Roma saat ini terdapat Francesco Totti, Mirko Vucinic, Vincenzo Montella, Jeremy Menez, dan Julio Baptista di barisan penyerang. Namun, sejauh ini baru Vucinic yang stabil karena Totti rentan cedera, sedangkan Montella sudah gaek, Menez masih beradaptasi dengan klub barunya itu, dan Baptista difokuskan sebagai gelandang serang.
"Huntelaar akan berguna untuk Roma. Contohnya, di Liga Champions melawan CFR Cluj, Roma menurunkan Montella. Dengan segala hormat, saya rasa dia tak punya karakteristik Huntelaar," imbuh Faccini lagi.
Selain Roma, Huntelaar juga kerap digosipkan diminati Arsenal, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.
Jelang MotoGP Jepang

Bekal Ducati Tunda Pesta Rossi
Motegi - Cuma butuh finis di posisi tiga, Valentino Rossi akan meraih gelar juara dunianya di kandang Yamaha. Tapi di Sirkuit Motegi justru Ducati yang jadi raja dalam tiga musim terakhir.
Demikianlah fakta unik yang dimiliki Ducati jelang bergulirnya MotoGP Jepang akhir pekan ini. Saat tak pernah mampu menang pada balapan kandang MotoGP Italia di Mugello, Ducati justru menunjukkan hasil gemilang di Sirkuit Motegi yang merupakan kandang Yamaha, Honda dan Kawasaki.
Bayangkan, dalam tiga musim terakhir Ducati selalu mampu berdiri podium tertinggi. Memang bukan Casey Stoner yang meraihnya karena hat-trick kemenangan tersebut diraih Loris Capirossi, namun dengan statistik tersebut bisa saja Ducati meraih hasil serupa yang berujung tertundanya pesta juara Rossi.
"Secara keseluruhan, Motegi adalah sirkuit yang spesial buat kami dan meskipun kami datang ke sana dalam kondisi yang tidak sebaik tahun lalu, masih ada empat balapan tersisa dan kami senang karena salah satunya adalah balapan di sirkuit ini," ungkap Bos Tim Ducati, Livio Suppo, seperti diberitakan Crash.
Kalau Ducati selalu jadi kampiun pada tiga balapan terakhir di Motegi maka hal berkebalikan terjadi pada Rossi. Tahun 2005 The Doctor gagal menyelesaikan balapan, posisi runner up memang berhasil diraih pada musim 2006 tapi tahun lalu dia kembali jeblok setelah menyelesaikan balapan di posisi 13.
Tidak relevan mungkin membandingkan Rossi tahun lalu dengan musim ini karena performa Yamaha sudah jauh membaik, jangan lupakan juga kalau musim lalu dia banyak terkendala dengan ban Michelin. Tapi Stoner juga punya kenangan manis di sirkuit ini musim lalu, di mana dia memastikan titel juara dunianya yang pertama.
"Saya meraih hasil yang berbeda-beda di Motegi - beberapa hasil bagus dan beberapa hasil buruk. Yang pasti, kenangan terbaik adalah tahun lalu saat saya memastikan titel juara, tapi saya selalu memandang ke masa depan dibanding terus berkaca pada masa lalu," sahut Stoner.
Senin, 15 September 2008
Kans Juara Dunia Rossi di Motegi

Rossi Menuju Gelar Juara Jakarta - Valentino Rossi bisa menghabisi Casey Stoner dan memastikan gelar juara dunia di Motegi mengingat musim tinggal tersisa empat seri lagi. Itu tentu jadi harapan Rossi walau kenangan musim 2005 membuatnya tak mau hilang fokus.
Tren positif Rossi kembali berlanjut di Indianapolis, Senin (15/9/2008) dinihari WIB. Kemenangan sekaligus memanjangkan podium pertamanya di musim ini menjadi empat seri beruntun, yang mana merupakan rentetan terpanjangnya selama tiga musim belakangan.
"Saya tak ingat kapan kali terakhir memenangi empat balapan beruntun. Saya sangat bahagia, saya sudah lama tidak memenangi balapan basah untuk waktu yang lama," ujar Rossi gembira seperti dikutip Autosport.
Kemenangan di Indianapolis juga membuat pembalap Yamaha itu memuncaki klasemen sementara juara dunia dengan poin 287, unggul 87 angka dari Stoner yang ada di posisi dua. Artinya pada seri berikutnya di Motegi dua pekan mendatang, titel bisa sudah jadi milik Rossi.
"Keadaan di kejuaraan dunia berlangsung dengan baik, kami punya banyak poin. Hari ini kami finis di depan dan kami akan menyambangi Motegi. Kita akan lihat nanti."
"Saya merasa dalam kondisi bagus, saya mengendara dengan baik. Kami bekerja keras dengan seluruh komponen tim, dengan Yamaha dan Bridgestone. Meskipun kami punya sejumlah masalah, kami selalu mencoba menanganinya dengan tenang dan tak kenal kata menyerah," urai dia.
Dengan kans jadi jawara membayang di Motegi, Rossi belum mau jumawa atau malah sudah mematut dirinya dengan mahkota juara dunia. Dia teringat pada balapan tahun 2005 di Motegi saat dirinya menyenggol Marco Melandri sehingga keduanya crash.
"Keunggulan (saya) adalah 87 poin, saya harus meninggalkan Motegi dengan keunggulan 76 angka (agar memastikan jadi juara dunia), jadi di sana saya bisa finis di belakang Stoner."
"Tahun 2005 saya bisa memenangi gelar juara dunia di Jepang tapi saya crash dan ikut membawa Melandri jatuh, sehingga sejarah (di Motegi) tidak teramat positif. Jadi kami harus tetap fokus dan juga mencoba menghasilkan balapan yang bagus di sana, lalu kita akan lihat bagaimana," demikian Rossi.
Tahun 2005 lalu Rossi sampai harus meminta maaf kepada Melandri akibat insiden di Motegi tersebut. Namun, kegagalan itu cuma jadi penunda karena "The Doctor" akhirnya tetap menduduki tahta juara sedangkan Melandri duduk di posisi dua pada akhir musim.
Kalau musim lalu Rossi hanya mampu menduduki posisi 13 di sirkuit Motegi, bagaimana lajunya di Motegi kali ini?
Menunggu Kebangkitan Roma di Eropa

Roma - Hanya meraih satu poin di dua pertandingan jelas bukan hasil yang diinginkan AS Roma. Terseok di Seri A, mereka berpeluang bangkit di Eropa karena lawan yang hadapi adalah klub debutan. Bisakah?
Roma gagal menunjukkan kelasnya di dua pekan pembuka Serie A. Giallorossi hanya mampu bermain seri 1-1 saat menghadapi Napoli di depan pendukungnya dan takluk dari Palermo 3-1 sepekan berikutnya.
Setelah gagal menang di kompetisi lokal, Roma kini mengalihkan perhatiannya ke pentas Eropa. Dengan statusnya sebagai turnamen antarklub terbaik Liga Champions jelas bukan kompetisi yang mudah, namun karena lawan yang dihadapi hanya Cluj, keyakinan untuk menang mencuat dari skuad I Lupo.
"Ini saat yang sulit, kami harus waspada pada situasi seperti ini. Kami fokus untuk meletakkan masalah ini dibelakang kami," ucap Alberto Aquilani pada Il Romanista dan dilansir Goal.
"Kami ingin memutar situasi ini secepatnya dan kami menatap itu pada laga menghadapi Cluj," imbuhnya.
Peluang Roma untuk langsung bisa bangkit memetik kemenangan sagatlah besar. Selain karena akan bermain di kandang sendiri, penghuni posisi dua klasemen musim lalu itu cuma akan menghadapi klub asal Romania yang baru kali ini lolos ke Liga Champions
"Liga Champions adalah sebuah kompetisi hebat bagi kami dan selalu bagus bisa bermain di sana. Kami siap untuk tantangan ini."
"Tim selalu bersatu dan akan terus begitu. Final Roma memberikan kami motivasi untuk lebih baik. Tapi kami harus mengambil langkah pada waktunya," tukas pria 24 tahun ini.
Tergabung di Grup A, Roma harus berjuang di fase penyisihan bersama Chelsea, Bordeaux, dan Cluj.
Minggu, 14 September 2008
Laskar Wong Kito Hadirkan Mimpi Buruk Persitara

Poin penuh kembali diraih tim kebanggaan masyarakat Palembang. Pada laga lanjutan ISL 2008 tuan rumah Sriwijaya FC menjamu Persitara berkesudahan dengan hasil telak 3-1 untuk kemenangan laskar wong kito. Masing-masing gol Sriwijaya FC di ciptakan oleh Zarahan (16), Ngon A Djam (50) dan Kayamba (88), sedangkan gol tunggal Persitara diciptakan via pinalti oleh kapten Persitara A. Rivai dipenghujung pertandingan.
Bermain dihadapan ribuan pendukungnya sendiri Sriwijaya Fc bermain lepas tanpa beban, serangan yang dimulai dari kaki ke kaki menjadi ciri khas pasukan Rahmad Darmawan menghadapi Laskar Sipitung (julukan persitara). Startegi ini terbukti ampuh, di menit awal Tony Sucipto yang mendapat umpan trobos dari lini tengah Sriwijaya FC berhasil dimanfaatkan dengan baik dan langsung mengiring bola ke area pinalti Persitara, Tony yang di jatuhkan oleh kiper persitara Wawan Darmawan tidak dianggap pelanggaran oleh pengadil pertandingan.
Di babak pertama anak asuhan Dadang Iskandar menerapkan permainan Negative football ( bertahan total) hal ini menyulitkan barisan depan Sriwijaya FC untuk menggedor pertahan persitara yang dikomandoi Taufik Kasrun dkk. Intruksi untuk bermain sabar dari cek Mad berbuah hasil manis memanfaatkan bola liar di luar kotak pinalti gelandang asal Liberia Zarahan berhasil melesahkan gol indah kegawang persitara yang dijaga Wawan Dermawan.Selama babak pertama pertandingan berjalan monoton dan membosankan. Skor 1-0 berkesudahan hingga turun minum babak pertama.
Memasuki babak kedua, Laskar Sipitung berani meladeni permainan agresive Kayamba dkk. Meskipun A.Rivai dkk meyerang hanya sesekali namun cukup merepotkan barisan pertahanan Sriwijaya FC yang dijaga oleh Charis Yulianto dkk. Keasikan meyerang Persitara kembali kecolongan. Memanfaatkan kecepatan yang di miliki pemain laskar wong kito, Obiora melakukan counter attack diri sisi kiri Persitara dan langsung memberikan umpan datar kepada Ngon yang berdiri bebas dan langsung menyeploskan sikulit bundar ke gawang persitara. 2-0 untuk ke ungulan SFC. Spontan gol ke 2 dari Ngon disambut dengan letusan kembang api dan tepuk tangan supporter SFC.
Meski terkesan bermain apa adanya Persitara terus mencoba memberi tekanan-tekanan ke pertahanan SFC, beberapa kali tembakan keras dilesahkan ke arah gawang SFC yang dijaga Ferry Rutinsulu namun masih bisa dimentahkan dengan baik. Di menit 60 Zarahan berhasil menambah gol SFC, namun sayang gol ini di anulir wasit karena terlebih dahulu terjebak offside.
Untuk meningkatkan tempo pertandingan kedua arsitek memasuki pemain baru. Obiora diganti oleh Nasuha, Ngon digantikan Frengkrew dan Alamsayah mengatikan Zarahan. Hal ini terbukti ampuh, gol ke 3 tercipta berkat kerjasama one two antara kayamba dan korinus. Kayamba yang mendapatkan bola dari korinus tanpa ampun Kayamba berhasil menaklukan Wawan Dermawan.
Di penghujung pertandingan Persitara mendapat gol hiburan hasil tendangan pinalti setelah Warobay menjatuhkan John Takpur di kotak terlarang. Dengan mudah pemain bernomor punggung 9 A. Rivai memperdayai Ferry Rutinsulu. Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Leganya Rossi Melihat Bendera Merah

New York - Balapan di seri MotoGP Indianapolis harus dihentikan tujuh lap menjelang rampung. Rider Yamaha yang jadi juara, Valentino Rossi, menilai tepat keputusan tersebut.
Pada lap ke-21, bendera merah dikibarkan untuk menghentikan balapan, Senin (15/9/2008) dinihari WIB, karena terpaan angin dan hujan yang bikin balapan jadi terlalu riskan dilanjutkan.
Dikabarkan bahwa setelah itu balapan sempat terindikasi bakal dilanjutkan. Ini membuat Rossi dan rivalnya dari Ducati Casey Stoner melobi CEO Dorna Carmelo Ezpeleta untuk menyudahi balapan dengan hasil yang telah tersedia.
Situasi di lintasan saat itu, jelas Rossi, memang tidak memungkinkan lagi untuk membalap. Sebelum dihentikan dia bahkan sudah harus bersusah payah menghadapi cuaca.
"Saat saya memimpin saya sedikit lebih cepat di titik tertentu dan saya mencoba terus menambah kecepatan, tapi angin kencang mulai bertiup, hujan deras mulai turun dan Anda tak bisa melihat apa-apa lagi. Di lintasan lurus ada hembusan angin kencang yang bikin motor susah dikendalikan," ucapnya ke Italia1 yang dikutip Autosport.
Rossi berusaha keras untuk terus memimpin di posisi terdepan kendati benaknya terus menerus berharap balapan segera dihentikan karena situasi di lintasan.
"Saya tidak mengangkat tangan saya karena nanti mereka akan bilang 'dia mengangkat tangannya karena dia memimpin', tapi di tiap lap saya berharap melihat bendera merah dan akhirnya terlihat juga," ceplos Rossi.
Sebelum balapan dimulai, lintasan sempat tergenang air akibat guyuran hujan. Namun, penyelenggara lantas bisa mengeringkannya sehingga sirkuit pun kembali bisa digunakan.
"Dengan kondisi itu, di tempat lain kami mungkin tak jadi membalap, tapi mereka mengerahkan truk-truk untuk mengeringkan airnya. Jadi dari situ saya mulai terfokus lagi dan bersiap untuk balapan."
"Masalahnya adalah anginnya. Itu benar-benar dahsyat, tidak tentu, dengan hembusan keras. Anda tak bisa stabil ke depan dengan adanya kaleng, cangkir kertas, kantung plastik yang tertebar di lintasan. Itu benar-benar kacau, rumput buatannya juga tercabut," papar "The Doctor".
Rossi Selangkah Menuju Gelar Juara

New York - Valentino Rossi meraih kemenangan ketujuhnya musim ini setelah menjuarai MotoGP Indianapolis. The Doctor pun kian tak tertahankan untuk meraih titel juara dunianya yang kedelapan.
Balapan pertama di sirkuit Indianapolis tak berjalan seperti yang direncanakan sebelumnya. Karena hujan deras yang mengguyur plus kencangnya hembusan angin yang dianggap bisa membahayakan pembalap, race dihentikan saat memasuki lap 21 atau kurang tujuh lap dari yang dijadwalkan.
Apapun kondisinya, tambahan 25 poin dari Indianapolis membuat Rossi kian jauh meninggalkan Stoner di klasemen pembalap. Jagoan Fiat Yamaha itu kini punya koleksi angka 287, unggul 87 angka dari Stoner yang finis di posisi empat.
Dengan empat balapan tersisa Rossi hanya butuh sekali finis di posisi kedua untuk mengunci titel juara dunianya yang kedelapan.
Finis di posisi kedua pada balapan tersebut adalah jagoan tuan rumah Nicky Hayden. The Kenthucky Kid menyelesaikan balapan di depan pembalap Fiat Yamaha lainnya Jorge Lorenzo.
Jalannya Balapan
Hujan yang sempat turun dipagi hari membuat lintasan Indianapolis, Senin (15/9/2008) masih terlihat basah pada beberapa bagian trek. Race director pun mengumumkan ini sebagai wet race alias balapan basah.
Rossi mengawali balapan dengan kurang baik, dia tak mampu mempertahankan pole position yang dia dapat di sesi kualifikasi dan langsung merosot ke posisi empat. Adalah Casey Stoner yang mampu menjalani start dengan sempurna untuk langsung berada di posisi terdepan.
Juga mengawali race dengan sempurna adalah Andrea Dovizioso yang menyodok ke posisi tiga meski memulai balapan dari posisi tujuh. Formasi awal pembalap selepas tikungan pertama adalah Stoner, Nicky Hayden, Dovizioso, Rossi, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo.
Namun komposisi tersebut tak bertahan lama karena sebelum satu putaran terlewati beberapa perubahan sudah terjadi. Dovizioso melanjutkan kegemilangannya dengan merebut posisi terdepan dari Stoner, tak lama berselang sang juara dunia turun ke posisi, kali ini Hayden yang menyalipnya.
Memasuki lap ketiga, Hayden menggelorakan pendukungnya setelah mengambil alih posisi terdepan dari Dovizioso. Sedangkan Rossi yang sempat merosot ke posisi lima kembali masuk urutan empat besar setelah balas menyusul Hayden, satu lap berselang The Doctor sudah berada posisi tiga besar.
Masuk putaran keempat posisi Rossi kembali naik satu strip, juara dunia tujuh kali itu sudah bertengger di posisi dua setelah menjalani pertarungan singkat dengan Dovizioso.
Perubahan di possisi tiga besar kembali terjadi di lintasan lurus start/finis ketika memasuki lap delapan, seakan tak mau kalah dengan rekan setimnya, Lorenzo tampil gemilang untuk merebut posisi tiga dari Dovizioso. Sedangkan di urutan terdepan, Rossi memberi tekanan pada Hayden dengan terus merapatkan jarak waktu atas The Kenthucky Kid.
Hujan terlihat kembali mengguyur lintasan saat balapan memasuki lap 10. beberapa bagian lintasan yang sebelumnya mengering kini kembali basah.
Selain perebutan posisi terdepan, pertarungan meraih posisi empat antara Stoner dengan Dovisiozo juga berlangsung menarik. Meski jugsa sempat mencatatkan fastest lap, Stoner kesulitan melepaskan diri dari bayang-bayang rider Italia itu.
Setelah mencatatkan beberapa fastest lap dan dengan setia membututi Hayden selama sembilan lap, dan usahanya menyalip selalu gagal, Rossi akhirnya memimpin balapan untuk kali pertama saat balapan masuk lap 13. Di sebuah tikungan ke kiri Rossi mengambil posisi Hayden dari sisi dalam.
Memasuki separuh balapan, tujuh posisi terdepan berturut-turut diisi Rossi, Hayden, Lorenzo, Stoner, Dovizioso, Spies dan Dani Pedrosa. Setelah memimpin balapan, laju Rossi kian tak terbendung. Dalam selang empat lap dia sudah menciptakan jarak hingga satu detik lebih.
Hujan bukan satu-satunya masalah yang dihadapi pembalap karena percikan air membuat jarak pandang pembalap menurun. Apalagi angin kencang terlihat berhembus dan menerbangkan sampah dan dedaunan ke tengah lintasan.
Kalau di posisi terdepan Rossi kian tak terkejar, di belakangnya terjadi persaingan sengit antara Dovizioso, Stoner dan Spies. Meski sempat dibayangi dengan ketat oleh Spies, Stoner malah mampu menyusul Dovizioso dan naik ke posisi empat saat balapan tersisa sembilan lap.
Saat tak mampu menjaga persaingan dengan Rossi, Hayden justru mendapat tekanan berat dari Lorenzo. Sementara di posisi terdepan Rossi tampil luar biasa setelah jaraknya dengan Hayden menjauh hingga enam detik.
Ketika balapan memasuki lap 21 bendera merah tiba-tiba dikibarkan oleh stewards yang berarti balapan dihentikan. Rossi pun memenangi balapan pertama di Sirkuit Indianapolis.
Hasil MotoGP Indianapolis
1. Valentino Rossi Yamaha (B) 37:20.095
2. Nicky Hayden Honda (M) + 5.972
3. Jorge Lorenzo Yamaha (M) + 7.858
4. Casey Stoner Ducati (B) + 28.162
5. Andrea Dovizioso Honda (M) + 28.824
6. Ben Spies Suzuki (B) + 29.645
7. Sylvain Guintoli Ducati (B) + 36.223
8. Dani Pedrosa Honda (B) + 37.258
9. Chris Vermeulen Suzuki (B) + 38.442
10. Alex de Angelis Honda (B) + 42.437
11. Anthony West Kawasaki (B) + 47.179
12. Toni Elias Ducati (B) + 55.962
13. Randy de Puniet Honda (M) + 57.366
14. John Hopkins Kawasaki (B) + 58.353
15. Colin Edwards Yamaha (M) +1:00.613
16. Loris Capirossi Suzuki (B) +1:05.620
17. Shinya Nakano Honda (B) +1:05.854
18. James Toseland Yamaha (M) +1:07.968
19. Marco Melandri Ducati (B) +1:21.023 ( din / krs )
Balapan Tak Rampung, Rossi Juara

New York - Dari yang direncanakan berlangsung 28 lap, balapan pertama di Sirkuit Indianapolis akhirnya cuma digelar 21 putaran. Keluar sebagai juara adalah Valentino Rossi.
Race director memutuskan menghentikan lomba saat race menyisakan tujuh lap lagi. Hujan deras yang turun hingga mengganggu penglihatan plus angin kencang yang berhembus memaksa balapan dihentikan demi keamanan pembalap.
Memimpin saat balapan dihentikan, Valentino Rossi keluar sebagai juara. Hasil ini semakin mendekatkan The Doctor dengan gelar juara dunianya yang kedelapan atau yang pertama dalam tiga musim terskhir.
(
Finis di posisi kedua adalah jagoan tuan rumah Nicky Hayden. Ini merupakan podium pertama The Kenthucky Kid musim ini, posisi terbaik yang pernah diraihnya di musim ini adalah urutan empat di Spanyol dan Belanda.
Sementara podium terakhir menjadi milik pembalap Fiat Yamaha lainnya Jorge Lorenzo. Rider Spanyol itu menyelesaikan balapan di depan Casey Stoner yang harus puas finis di posisi empat.

