Senin, 15 September 2008
Kans Juara Dunia Rossi di Motegi

Rossi Menuju Gelar Juara Jakarta - Valentino Rossi bisa menghabisi Casey Stoner dan memastikan gelar juara dunia di Motegi mengingat musim tinggal tersisa empat seri lagi. Itu tentu jadi harapan Rossi walau kenangan musim 2005 membuatnya tak mau hilang fokus.
Tren positif Rossi kembali berlanjut di Indianapolis, Senin (15/9/2008) dinihari WIB. Kemenangan sekaligus memanjangkan podium pertamanya di musim ini menjadi empat seri beruntun, yang mana merupakan rentetan terpanjangnya selama tiga musim belakangan.
"Saya tak ingat kapan kali terakhir memenangi empat balapan beruntun. Saya sangat bahagia, saya sudah lama tidak memenangi balapan basah untuk waktu yang lama," ujar Rossi gembira seperti dikutip Autosport.
Kemenangan di Indianapolis juga membuat pembalap Yamaha itu memuncaki klasemen sementara juara dunia dengan poin 287, unggul 87 angka dari Stoner yang ada di posisi dua. Artinya pada seri berikutnya di Motegi dua pekan mendatang, titel bisa sudah jadi milik Rossi.
"Keadaan di kejuaraan dunia berlangsung dengan baik, kami punya banyak poin. Hari ini kami finis di depan dan kami akan menyambangi Motegi. Kita akan lihat nanti."
"Saya merasa dalam kondisi bagus, saya mengendara dengan baik. Kami bekerja keras dengan seluruh komponen tim, dengan Yamaha dan Bridgestone. Meskipun kami punya sejumlah masalah, kami selalu mencoba menanganinya dengan tenang dan tak kenal kata menyerah," urai dia.
Dengan kans jadi jawara membayang di Motegi, Rossi belum mau jumawa atau malah sudah mematut dirinya dengan mahkota juara dunia. Dia teringat pada balapan tahun 2005 di Motegi saat dirinya menyenggol Marco Melandri sehingga keduanya crash.
"Keunggulan (saya) adalah 87 poin, saya harus meninggalkan Motegi dengan keunggulan 76 angka (agar memastikan jadi juara dunia), jadi di sana saya bisa finis di belakang Stoner."
"Tahun 2005 saya bisa memenangi gelar juara dunia di Jepang tapi saya crash dan ikut membawa Melandri jatuh, sehingga sejarah (di Motegi) tidak teramat positif. Jadi kami harus tetap fokus dan juga mencoba menghasilkan balapan yang bagus di sana, lalu kita akan lihat bagaimana," demikian Rossi.
Tahun 2005 lalu Rossi sampai harus meminta maaf kepada Melandri akibat insiden di Motegi tersebut. Namun, kegagalan itu cuma jadi penunda karena "The Doctor" akhirnya tetap menduduki tahta juara sedangkan Melandri duduk di posisi dua pada akhir musim.
Kalau musim lalu Rossi hanya mampu menduduki posisi 13 di sirkuit Motegi, bagaimana lajunya di Motegi kali ini?
Menunggu Kebangkitan Roma di Eropa

Roma - Hanya meraih satu poin di dua pertandingan jelas bukan hasil yang diinginkan AS Roma. Terseok di Seri A, mereka berpeluang bangkit di Eropa karena lawan yang hadapi adalah klub debutan. Bisakah?
Roma gagal menunjukkan kelasnya di dua pekan pembuka Serie A. Giallorossi hanya mampu bermain seri 1-1 saat menghadapi Napoli di depan pendukungnya dan takluk dari Palermo 3-1 sepekan berikutnya.
Setelah gagal menang di kompetisi lokal, Roma kini mengalihkan perhatiannya ke pentas Eropa. Dengan statusnya sebagai turnamen antarklub terbaik Liga Champions jelas bukan kompetisi yang mudah, namun karena lawan yang dihadapi hanya Cluj, keyakinan untuk menang mencuat dari skuad I Lupo.
"Ini saat yang sulit, kami harus waspada pada situasi seperti ini. Kami fokus untuk meletakkan masalah ini dibelakang kami," ucap Alberto Aquilani pada Il Romanista dan dilansir Goal.
"Kami ingin memutar situasi ini secepatnya dan kami menatap itu pada laga menghadapi Cluj," imbuhnya.
Peluang Roma untuk langsung bisa bangkit memetik kemenangan sagatlah besar. Selain karena akan bermain di kandang sendiri, penghuni posisi dua klasemen musim lalu itu cuma akan menghadapi klub asal Romania yang baru kali ini lolos ke Liga Champions
"Liga Champions adalah sebuah kompetisi hebat bagi kami dan selalu bagus bisa bermain di sana. Kami siap untuk tantangan ini."
"Tim selalu bersatu dan akan terus begitu. Final Roma memberikan kami motivasi untuk lebih baik. Tapi kami harus mengambil langkah pada waktunya," tukas pria 24 tahun ini.
Tergabung di Grup A, Roma harus berjuang di fase penyisihan bersama Chelsea, Bordeaux, dan Cluj.
Minggu, 14 September 2008
Laskar Wong Kito Hadirkan Mimpi Buruk Persitara

Poin penuh kembali diraih tim kebanggaan masyarakat Palembang. Pada laga lanjutan ISL 2008 tuan rumah Sriwijaya FC menjamu Persitara berkesudahan dengan hasil telak 3-1 untuk kemenangan laskar wong kito. Masing-masing gol Sriwijaya FC di ciptakan oleh Zarahan (16), Ngon A Djam (50) dan Kayamba (88), sedangkan gol tunggal Persitara diciptakan via pinalti oleh kapten Persitara A. Rivai dipenghujung pertandingan.
Bermain dihadapan ribuan pendukungnya sendiri Sriwijaya Fc bermain lepas tanpa beban, serangan yang dimulai dari kaki ke kaki menjadi ciri khas pasukan Rahmad Darmawan menghadapi Laskar Sipitung (julukan persitara). Startegi ini terbukti ampuh, di menit awal Tony Sucipto yang mendapat umpan trobos dari lini tengah Sriwijaya FC berhasil dimanfaatkan dengan baik dan langsung mengiring bola ke area pinalti Persitara, Tony yang di jatuhkan oleh kiper persitara Wawan Darmawan tidak dianggap pelanggaran oleh pengadil pertandingan.
Di babak pertama anak asuhan Dadang Iskandar menerapkan permainan Negative football ( bertahan total) hal ini menyulitkan barisan depan Sriwijaya FC untuk menggedor pertahan persitara yang dikomandoi Taufik Kasrun dkk. Intruksi untuk bermain sabar dari cek Mad berbuah hasil manis memanfaatkan bola liar di luar kotak pinalti gelandang asal Liberia Zarahan berhasil melesahkan gol indah kegawang persitara yang dijaga Wawan Dermawan.Selama babak pertama pertandingan berjalan monoton dan membosankan. Skor 1-0 berkesudahan hingga turun minum babak pertama.
Memasuki babak kedua, Laskar Sipitung berani meladeni permainan agresive Kayamba dkk. Meskipun A.Rivai dkk meyerang hanya sesekali namun cukup merepotkan barisan pertahanan Sriwijaya FC yang dijaga oleh Charis Yulianto dkk. Keasikan meyerang Persitara kembali kecolongan. Memanfaatkan kecepatan yang di miliki pemain laskar wong kito, Obiora melakukan counter attack diri sisi kiri Persitara dan langsung memberikan umpan datar kepada Ngon yang berdiri bebas dan langsung menyeploskan sikulit bundar ke gawang persitara. 2-0 untuk ke ungulan SFC. Spontan gol ke 2 dari Ngon disambut dengan letusan kembang api dan tepuk tangan supporter SFC.
Meski terkesan bermain apa adanya Persitara terus mencoba memberi tekanan-tekanan ke pertahanan SFC, beberapa kali tembakan keras dilesahkan ke arah gawang SFC yang dijaga Ferry Rutinsulu namun masih bisa dimentahkan dengan baik. Di menit 60 Zarahan berhasil menambah gol SFC, namun sayang gol ini di anulir wasit karena terlebih dahulu terjebak offside.
Untuk meningkatkan tempo pertandingan kedua arsitek memasuki pemain baru. Obiora diganti oleh Nasuha, Ngon digantikan Frengkrew dan Alamsayah mengatikan Zarahan. Hal ini terbukti ampuh, gol ke 3 tercipta berkat kerjasama one two antara kayamba dan korinus. Kayamba yang mendapatkan bola dari korinus tanpa ampun Kayamba berhasil menaklukan Wawan Dermawan.
Di penghujung pertandingan Persitara mendapat gol hiburan hasil tendangan pinalti setelah Warobay menjatuhkan John Takpur di kotak terlarang. Dengan mudah pemain bernomor punggung 9 A. Rivai memperdayai Ferry Rutinsulu. Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Leganya Rossi Melihat Bendera Merah

New York - Balapan di seri MotoGP Indianapolis harus dihentikan tujuh lap menjelang rampung. Rider Yamaha yang jadi juara, Valentino Rossi, menilai tepat keputusan tersebut.
Pada lap ke-21, bendera merah dikibarkan untuk menghentikan balapan, Senin (15/9/2008) dinihari WIB, karena terpaan angin dan hujan yang bikin balapan jadi terlalu riskan dilanjutkan.
Dikabarkan bahwa setelah itu balapan sempat terindikasi bakal dilanjutkan. Ini membuat Rossi dan rivalnya dari Ducati Casey Stoner melobi CEO Dorna Carmelo Ezpeleta untuk menyudahi balapan dengan hasil yang telah tersedia.
Situasi di lintasan saat itu, jelas Rossi, memang tidak memungkinkan lagi untuk membalap. Sebelum dihentikan dia bahkan sudah harus bersusah payah menghadapi cuaca.
"Saat saya memimpin saya sedikit lebih cepat di titik tertentu dan saya mencoba terus menambah kecepatan, tapi angin kencang mulai bertiup, hujan deras mulai turun dan Anda tak bisa melihat apa-apa lagi. Di lintasan lurus ada hembusan angin kencang yang bikin motor susah dikendalikan," ucapnya ke Italia1 yang dikutip Autosport.
Rossi berusaha keras untuk terus memimpin di posisi terdepan kendati benaknya terus menerus berharap balapan segera dihentikan karena situasi di lintasan.
"Saya tidak mengangkat tangan saya karena nanti mereka akan bilang 'dia mengangkat tangannya karena dia memimpin', tapi di tiap lap saya berharap melihat bendera merah dan akhirnya terlihat juga," ceplos Rossi.
Sebelum balapan dimulai, lintasan sempat tergenang air akibat guyuran hujan. Namun, penyelenggara lantas bisa mengeringkannya sehingga sirkuit pun kembali bisa digunakan.
"Dengan kondisi itu, di tempat lain kami mungkin tak jadi membalap, tapi mereka mengerahkan truk-truk untuk mengeringkan airnya. Jadi dari situ saya mulai terfokus lagi dan bersiap untuk balapan."
"Masalahnya adalah anginnya. Itu benar-benar dahsyat, tidak tentu, dengan hembusan keras. Anda tak bisa stabil ke depan dengan adanya kaleng, cangkir kertas, kantung plastik yang tertebar di lintasan. Itu benar-benar kacau, rumput buatannya juga tercabut," papar "The Doctor".
Rossi Selangkah Menuju Gelar Juara

New York - Valentino Rossi meraih kemenangan ketujuhnya musim ini setelah menjuarai MotoGP Indianapolis. The Doctor pun kian tak tertahankan untuk meraih titel juara dunianya yang kedelapan.
Balapan pertama di sirkuit Indianapolis tak berjalan seperti yang direncanakan sebelumnya. Karena hujan deras yang mengguyur plus kencangnya hembusan angin yang dianggap bisa membahayakan pembalap, race dihentikan saat memasuki lap 21 atau kurang tujuh lap dari yang dijadwalkan.
Apapun kondisinya, tambahan 25 poin dari Indianapolis membuat Rossi kian jauh meninggalkan Stoner di klasemen pembalap. Jagoan Fiat Yamaha itu kini punya koleksi angka 287, unggul 87 angka dari Stoner yang finis di posisi empat.
Dengan empat balapan tersisa Rossi hanya butuh sekali finis di posisi kedua untuk mengunci titel juara dunianya yang kedelapan.
Finis di posisi kedua pada balapan tersebut adalah jagoan tuan rumah Nicky Hayden. The Kenthucky Kid menyelesaikan balapan di depan pembalap Fiat Yamaha lainnya Jorge Lorenzo.
Jalannya Balapan
Hujan yang sempat turun dipagi hari membuat lintasan Indianapolis, Senin (15/9/2008) masih terlihat basah pada beberapa bagian trek. Race director pun mengumumkan ini sebagai wet race alias balapan basah.
Rossi mengawali balapan dengan kurang baik, dia tak mampu mempertahankan pole position yang dia dapat di sesi kualifikasi dan langsung merosot ke posisi empat. Adalah Casey Stoner yang mampu menjalani start dengan sempurna untuk langsung berada di posisi terdepan.
Juga mengawali race dengan sempurna adalah Andrea Dovizioso yang menyodok ke posisi tiga meski memulai balapan dari posisi tujuh. Formasi awal pembalap selepas tikungan pertama adalah Stoner, Nicky Hayden, Dovizioso, Rossi, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo.
Namun komposisi tersebut tak bertahan lama karena sebelum satu putaran terlewati beberapa perubahan sudah terjadi. Dovizioso melanjutkan kegemilangannya dengan merebut posisi terdepan dari Stoner, tak lama berselang sang juara dunia turun ke posisi, kali ini Hayden yang menyalipnya.
Memasuki lap ketiga, Hayden menggelorakan pendukungnya setelah mengambil alih posisi terdepan dari Dovizioso. Sedangkan Rossi yang sempat merosot ke posisi lima kembali masuk urutan empat besar setelah balas menyusul Hayden, satu lap berselang The Doctor sudah berada posisi tiga besar.
Masuk putaran keempat posisi Rossi kembali naik satu strip, juara dunia tujuh kali itu sudah bertengger di posisi dua setelah menjalani pertarungan singkat dengan Dovizioso.
Perubahan di possisi tiga besar kembali terjadi di lintasan lurus start/finis ketika memasuki lap delapan, seakan tak mau kalah dengan rekan setimnya, Lorenzo tampil gemilang untuk merebut posisi tiga dari Dovizioso. Sedangkan di urutan terdepan, Rossi memberi tekanan pada Hayden dengan terus merapatkan jarak waktu atas The Kenthucky Kid.
Hujan terlihat kembali mengguyur lintasan saat balapan memasuki lap 10. beberapa bagian lintasan yang sebelumnya mengering kini kembali basah.
Selain perebutan posisi terdepan, pertarungan meraih posisi empat antara Stoner dengan Dovisiozo juga berlangsung menarik. Meski jugsa sempat mencatatkan fastest lap, Stoner kesulitan melepaskan diri dari bayang-bayang rider Italia itu.
Setelah mencatatkan beberapa fastest lap dan dengan setia membututi Hayden selama sembilan lap, dan usahanya menyalip selalu gagal, Rossi akhirnya memimpin balapan untuk kali pertama saat balapan masuk lap 13. Di sebuah tikungan ke kiri Rossi mengambil posisi Hayden dari sisi dalam.
Memasuki separuh balapan, tujuh posisi terdepan berturut-turut diisi Rossi, Hayden, Lorenzo, Stoner, Dovizioso, Spies dan Dani Pedrosa. Setelah memimpin balapan, laju Rossi kian tak terbendung. Dalam selang empat lap dia sudah menciptakan jarak hingga satu detik lebih.
Hujan bukan satu-satunya masalah yang dihadapi pembalap karena percikan air membuat jarak pandang pembalap menurun. Apalagi angin kencang terlihat berhembus dan menerbangkan sampah dan dedaunan ke tengah lintasan.
Kalau di posisi terdepan Rossi kian tak terkejar, di belakangnya terjadi persaingan sengit antara Dovizioso, Stoner dan Spies. Meski sempat dibayangi dengan ketat oleh Spies, Stoner malah mampu menyusul Dovizioso dan naik ke posisi empat saat balapan tersisa sembilan lap.
Saat tak mampu menjaga persaingan dengan Rossi, Hayden justru mendapat tekanan berat dari Lorenzo. Sementara di posisi terdepan Rossi tampil luar biasa setelah jaraknya dengan Hayden menjauh hingga enam detik.
Ketika balapan memasuki lap 21 bendera merah tiba-tiba dikibarkan oleh stewards yang berarti balapan dihentikan. Rossi pun memenangi balapan pertama di Sirkuit Indianapolis.
Hasil MotoGP Indianapolis
1. Valentino Rossi Yamaha (B) 37:20.095
2. Nicky Hayden Honda (M) + 5.972
3. Jorge Lorenzo Yamaha (M) + 7.858
4. Casey Stoner Ducati (B) + 28.162
5. Andrea Dovizioso Honda (M) + 28.824
6. Ben Spies Suzuki (B) + 29.645
7. Sylvain Guintoli Ducati (B) + 36.223
8. Dani Pedrosa Honda (B) + 37.258
9. Chris Vermeulen Suzuki (B) + 38.442
10. Alex de Angelis Honda (B) + 42.437
11. Anthony West Kawasaki (B) + 47.179
12. Toni Elias Ducati (B) + 55.962
13. Randy de Puniet Honda (M) + 57.366
14. John Hopkins Kawasaki (B) + 58.353
15. Colin Edwards Yamaha (M) +1:00.613
16. Loris Capirossi Suzuki (B) +1:05.620
17. Shinya Nakano Honda (B) +1:05.854
18. James Toseland Yamaha (M) +1:07.968
19. Marco Melandri Ducati (B) +1:21.023 ( din / krs )
Balapan Tak Rampung, Rossi Juara

New York - Dari yang direncanakan berlangsung 28 lap, balapan pertama di Sirkuit Indianapolis akhirnya cuma digelar 21 putaran. Keluar sebagai juara adalah Valentino Rossi.
Race director memutuskan menghentikan lomba saat race menyisakan tujuh lap lagi. Hujan deras yang turun hingga mengganggu penglihatan plus angin kencang yang berhembus memaksa balapan dihentikan demi keamanan pembalap.
Memimpin saat balapan dihentikan, Valentino Rossi keluar sebagai juara. Hasil ini semakin mendekatkan The Doctor dengan gelar juara dunianya yang kedelapan atau yang pertama dalam tiga musim terskhir.
(
Finis di posisi kedua adalah jagoan tuan rumah Nicky Hayden. Ini merupakan podium pertama The Kenthucky Kid musim ini, posisi terbaik yang pernah diraihnya di musim ini adalah urutan empat di Spanyol dan Belanda.
Sementara podium terakhir menjadi milik pembalap Fiat Yamaha lainnya Jorge Lorenzo. Rider Spanyol itu menyelesaikan balapan di depan Casey Stoner yang harus puas finis di posisi empat.
Jumat, 12 September 2008
Tekad Rossi Ungguli Rekor Agostini

New York - Akhir pekan ini Valentino Rossi memiliki peluang besar menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak di kelas utama, melebihi raihan Giacomo Agostini. Bisa?
MotoGP Indianapolis menunggu untuk ditaklukkan Rossi yang sudah memenangi tiga seri terakhir. Kemenangan akhir pekan ini akan jadi yang ketujuhnya musim ini, sekaligus membawanya selangkah lebih dekat menuju tahta juara.
Sebagai bonus, jika mampu berjaya di lintasan anyar tersebut Rossi juga akan mencatatkan kemenangan ke-69 dan jadi pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di kelas utama (500cc & MotoGP), melebihi Agostini yang punya 68 kemenangan.
"Aku bicara dengan Giacomo usai Misano (saat Rossi meraih kemenangan ke-68) dan dia cukup senang. Tentu tidak teramat senang, sebagaimana yang dia tanyakan padaku, 'Memangnya kamu akan senang kalau kalah?!' dan aku harus setuju dengannya!" ceplos Rossi seperti dikutip situs resmi MotoGP.
"Buatku menyamai rekornya sudah luar biasa dan sekarang kami akan berusaha mengalahkannya," tegas "The Doctor" yang membalap untuk Yamaha tersebut.
Dengan lima seri tersisa di kejuaraan dunia musim ini, Rossi memimpin di pucuk klasemen dengan raihan 262 angka. Sementara Casey Stoner yang jadi rival terdekatnya membuntuti dengan 187 poin.
Rabu, 10 September 2008
Banding McLaren Segera Ditindaklanjuti

Jakarta - Banding McLaren terhadap keputusan di GP Belgia akan segera ditindaklanjuti sebelum bulan ini berakhir demi membuat perebutan titel juara dunia tidak terganggu.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh juru bicara FIA setelah McLaren resmi mengajukan naik banding terhadap penalti 25 detik yang dijatuhkan kepada Lewis Hamilton di GP Belgia akhir pekan lalu. Demikian dikutip dari F1 Live, Kamis (11/9/2008).
Juru bicara tersebut juga menyatakan bahwa FIA berharap Pengadilan Banding Internasional bisa mengangani masalah ini sebelum GP Singapura tanggal 28 September mendatang. Itu dilakukan agar hasil kejuaraan dunia 2008 tidak terombang-ambing karena masalah prosedural.
Sebelumnya, Hamilton sempat memberikan komentarnya mengenai insiden GP Belgia tersebut. Dia bersikeras tak merasa ada yang salah dalam pertarungannya dengan Kimi Raikkonen dari Ferrari di Spa.
"Jika saya melakukan kesalahan, saya akan menjadi orang pertama yang mengakuinya," terang pria 23 tahun itu.
"Saya tidak merasa bersalah, jadi tak ada yang harus dimengerti. Akan menjadi masalah lain jika saya mengecewakan tim, tapi saya tidak akan melakukan itu. Saya merasa layak mendapat 10 poin," demikian dia.
Gol De Rossi untuk Mendiang Ayah Mertua

Jakarta - Dua gol kemenangan Italia atas Georgia diborong oleh Danielle de Rossi. Oleh sang pencetak gol, capaian istimewa itu didedikasikan untuk mendiang ayah mertuanya.
Tak genap sebulan lalu, sebuah kabar duka mendatangi De Rossi. Ayah mertuanya tewas terbunuh dengan tragis dan kini dua orang tersangka sudah ditahan aparat.
Oleh karena itu, dua gol yang dilesakkannya dalam laga kualifikasi Piala Dunia lawan Georgia pun dimaknai De Rossi secara khusus.
"Aku dedikasikan ini kepada ayah mertuaku, yang sangat kami rindukan dan pikiranku tertuju padanya," bilang De Rossi seperti diwartakan Channel 4, Kamis (11/9/2008).
"Ini adalah saat-saat yang sulit, tapi saat aku sudah ada di lapangan, aku tinggalkan kehidupan sehari-hari di belakangku dan fokus pada pekerjaan. Sudah sulit buatku, tapi terutama buat istriku dan keluarganya," lanjut dia.
Bicara soal gol pertamanya ke gawang Georgia, yang dicetaknya dengan cukup luar biasa karena dibuat dari jarak jauh, De Rossi mengaku sempat berpikir untuk mengoper bola.
"Ketika aku ada di area lapangan, aku melihat sekilas berapa banyak orang yang ada di depanku dan berapa jauh aku dari gawang. Aku sempat berpikir mengoper, tapi tiada siapapun di sana, jadi aku memutuskan mengincar gol," demikian gelandang yang bermain untuk klub AS Roma tersebut.
Capello Senang Inggris Bersatu

Jakarta - Aspek kebersamaan dalam timnas Inggris tak sekali dua dikritik. Tapi kali ini aspek itulah yang bisa membuat bangga Fabio Capello sang manajer.
Dengan diisi sejumlah pemain yang jadi mega bintang di klubnya masing-masing, "Three Lions" acap dinilai kurang punya kebersamaan dan kerelaan untuk bekerja keras dalam satu kesatuan.
Hal itu pada prosesnya membuat kekhawatiran mencuat kalau Inggris akan kembali dikandaskan Kroasia dalam laga kualifikasi Piala Dunia, Kamis (11/9/2008). Tapi kemenangan meyakinkan 4-1 meluruhkan semua keraguan.
Kesuksesan menekuk Kroasia tak pelak bikin hati Capello berbunga-bunga. Ketika Sky Sports menanyakan apa yang paling membuatnya terkesan, Capello pun menukas lugas, "Semangat tim".
"Mereka bermain dengan keberanian seperti sebuah tim. Buat saya jika Anda ingin menang maka Anda harus bermain dengan semangat dan gaya," tegas dia.
Menyoal penampilan Theo Walcott yang jadi pahlawan Inggris dengan tiga golnya, Capello pun ikut berbahagia.
"Saya bahagia untuk Theo. Saya senang karena memilih Theo. Dia adalah pemain penting untuk timnas dan juga Arsenal," demikian dia.
Jadi Bintang, Walcott Merendah

Zagreb - Tak pelak, bintang kemenangan 4-1 Inggris atas Kroasia di Zagreb adalah Theo Walcott. Akan tetapi 'singa muda' The Three Lions ini menolak untuk disebut demikian.
"Ini adalah sebelas bintang, seluruh tim yang bermain hari ini adalah bintang. Kami hanya ingin menunjukkan pada semua orang, fans, dan yang terkait dengan Inggris betapa kuatnya kita sebagai sebuah kesatuan. Kami baru saja membuktikannya malam ini, itu sangat brilian," ucapnya kepada Setanta, seperti dilansir Goal.
Walcott memang bintang di partai ini. Tak hanya sukses membalaskan dendam Inggris atas Kroasia, pemain Arsenal itu juga menorehkan hattrick ke gawang Stipe Pletikosa.
Terkait kepercayaan Fabio Capello memilih dirinya ketimbang David Beckham, pemain yang baru berusia 19 tahun ini mengaku sangat berterima kasih pada sang arsitek.
"Saya beruntung bisa diberikan kesempatan olehnya dan saya mendapatkan posisi forward di setiap pertandingan sekarang, dan akan terus saya kembangkan," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa hasil ini akan menjadi suntikan besar bagi skuad John Terry cs untuk menatap partai demi partai.
"Well, ini menunjukkan bagaimana kebersamaan kita sejak dimulainya camp. Sepakbola yang kita mainkan menjadi sangat cerdas dengan gol yang kita ciptakan. Jadi Anda tahu kita bisa melakukannya saat melawan siapapun," tandasnya.

